Kalau Anda pengguna Twitter, tentu Anda akan menemukan banyak tweet dari media massa online, misalnya, yang menggunakan judul sebagai tweet langsung. Karena taktik penggunaan judul dalam media massa, memang cenderung mencari perhatian, maka seringkali judul tidak sesuai dengan isi. Atau peristiwanya adalah judulnya tidak lengkap, karena mengharapkan si pembaca masuk ke artikelnya.
Ketika informasi seperti ini dipindahkan ke Twitter, yang kita dapat adalah potongan informasi tak lengkap, yang kemudian berakibat fatal. SUdah banyak kasus tweet yang sekedar berkomentar atas judul artikel, tanpa membaca isinya terlebih dahulu. Dan ini seringkali menyebabkan salah paham, akhirnya memicu debat kusir.
Twitter adalah microblogging. Apakah Anda setuju kalau penulisan judul artikel yang dikirim melalui Twitter harus mempertimbangkan persoalan kejelasan informasi ini?



