Jaksa Agung Karir atau Nonkarir 

Polemik penggantian Jaksa Agung meruncing. Banyak pihak menghendaki Jaksa Agung baru berasal dari luar kejaksaan, alias jaksa nonkarir, untuk bisa memperbaiki citra dan kinerja Kejaksaan yang terpuruk. Sementara Persatuan Jaksa Indonesia, menginginkan jaksa karir yang memimpin mereka.

Pengalaman menunjukkan sepanjang republik Indonesia berdiri, sudah berganti 22 Jaksa Agung. Dari jumlah itu, hanya 5 orang yang berasal lingkungan dalam kejaksaan. Sisanya adalah orang luar. Itu artinya posisi Jaksa Agung selama ini bukanlah pos jaksa karir.

Setujukah Anda bila Jaksa Agung berasal dari luar kejaksaan, alias Jaksa Nonkarir?

*foto dari sini

Lakukan login untuk menentukan sikap di debat ini.

17 Komentar → Kirim Komentar

PRO/SETUJU       KONTRA/TIDAK SETUJU
  •  Sunatha27 September 2010, 15:45

    tumben, cepat memutuskan soal jaksa agung

  •  hapsoro26 September 2010, 10:07

    kita sbg rakyat tenang aja, gak perlu ribut siapa yg bakalan jadi jaksa agung. Cukup jadi penonton, toh suara rakyat gak pernah di dengar khan...

  •  jokoss25 September 2010, 12:12

    tentu dari luar kejaksaan dan bukan jenis pemimpin yg peragu big grin

  •  soemarsono24 September 2010, 15:52

    dukung nurdin halid jadi jaksa agung big grin

  •  didinu24 September 2010, 08:15

    Memotong matarantai korupsi, karena korupsi hampir selalu dilakukan berjamaah.

  •  gizar23 September 2010, 20:47

    mungkin banyak yg belum sadar, rakyat dah apatis soal politik.....sak karepmu !

  •  fatchur8923 September 2010, 11:18

    wahai bapak bapak yg diatas, ingatlah pencatatan dosa tak pernah berhenti

  •  Aminarties23 September 2010, 10:39

    siapapun orangnya, mungkin belum akan membawa perubahan, krn kenyataanya mafia mafia hukum masih bebas merdeka......

  •  susiana23 September 2010, 07:36

    berhenti donk mikirin perut masing-masing, pikirin tuh perut rakyat

  •  Sunatha22 September 2010, 19:45

    dari luar kejaksaan atau dalam,, gak bakalan ada bedanya !

  •  omyadie22 September 2010, 14:34

    dari luar kejaksaan sekalipun, juga harus cermat, jangan milih kucing dalam karung...ntar sami mawon

    1 Tanggapan
    • yusro yusro  22 September 2010, 19:38

      @yadi: Masih untung, kalau di dalam karung ada kucingnya, lha kalo yang ada di karung ternyata tikus lak parah LOL
  •  wawan22 September 2010, 10:21

    memang pengaruh ya, dari dalam atau luar kejaksaan ...(garuk-garuk kepala)

  •  masmei22 September 2010, 08:32

    memang harus dari luar kejaksaan, yg mampu membawa angin segar tentunya. Tapi jangan bawa pesan pesan dari mafia ....

  •  orangdalam21 September 2010, 18:24

    Setuju orang luar, yang tidak terkontaminasi berbagai virus yang sudah menyebar di kejaksaan, termasuk Virus Sinaga LOL

    1 Tanggapan
    • yusro yusro  21 September 2010, 18:25

      @orangdalam: Hua ha ha ha....... ada virus baru rupanya Virus Sinaga batting eyelashes
  •  nisbi21 September 2010, 18:21

    Kalo orang dalam, jadi sungkan dan permisif kayak Hendarman. Semua kesalahan anak buah dianggap biasa, karena dia tahu hampir semua jaksa melakukan kesalahan yang sama. Kejaksaan akan tetap ancur.

  •  Happy21 September 2010, 17:57

    Setuju dari luar kejaksaan, tapi kalau dari dalam ada figur seperti Baharudin Lopa sih OK juga smile

  •  gringgingen27 September 2010, 19:19

    tak perlu resah dan gelisah, nikmati aja kenyataan hukum yg ada di negeri ini

Ke atas

Lakukan login terlebih dahulu untuk memberikan komentar


« Motor biang kemacetan? Soeharto Pahlawan »