-
Sunatha, 27 September 2010, 15:45
tumben, cepat memutuskan soal jaksa agung
-
hapsoro, 26 September 2010, 10:07
kita sbg rakyat tenang aja, gak perlu ribut siapa yg bakalan jadi jaksa agung. Cukup jadi penonton, toh suara rakyat gak pernah di dengar khan...
-
jokoss, 25 September 2010, 12:12
tentu dari luar kejaksaan dan bukan jenis pemimpin yg peragu 
-
soemarsono, 24 September 2010, 15:52
dukung nurdin halid jadi jaksa agung 
-
didinu, 24 September 2010, 08:15
Memotong matarantai korupsi, karena korupsi hampir selalu dilakukan berjamaah.
-
gizar, 23 September 2010, 20:47
mungkin banyak yg belum sadar, rakyat dah apatis soal politik.....sak karepmu !
-
fatchur89, 23 September 2010, 11:18
wahai bapak bapak yg diatas, ingatlah pencatatan dosa tak pernah berhenti
-
Aminarties, 23 September 2010, 10:39
siapapun orangnya, mungkin belum akan membawa perubahan, krn kenyataanya mafia mafia hukum masih bebas merdeka......
-
susiana, 23 September 2010, 07:36
berhenti donk mikirin perut masing-masing, pikirin tuh perut rakyat
-
Sunatha, 22 September 2010, 19:45
dari luar kejaksaan atau dalam,, gak bakalan ada bedanya !
-
omyadie, 22 September 2010, 14:34
dari luar kejaksaan sekalipun, juga harus cermat, jangan milih kucing dalam karung...ntar sami mawon
1 Tanggapan
yusro 22 September 2010, 19:38
@yadi: Masih untung, kalau di dalam karung ada kucingnya, lha kalo yang ada di karung ternyata tikus lak parah 
-
wawan, 22 September 2010, 10:21
memang pengaruh ya, dari dalam atau luar kejaksaan ...(garuk-garuk kepala)
-
masmei, 22 September 2010, 08:32
memang harus dari luar kejaksaan, yg mampu membawa angin segar tentunya. Tapi jangan bawa pesan pesan dari mafia ....
-
orangdalam, 21 September 2010, 18:24
Setuju orang luar, yang tidak terkontaminasi berbagai virus yang sudah menyebar di kejaksaan, termasuk Virus Sinaga 
1 Tanggapan
yusro 21 September 2010, 18:25
@orangdalam: Hua ha ha ha....... ada virus baru rupanya Virus Sinaga 
-
nisbi, 21 September 2010, 18:21
Kalo orang dalam, jadi sungkan dan permisif kayak Hendarman. Semua kesalahan anak buah dianggap biasa, karena dia tahu hampir semua jaksa melakukan kesalahan yang sama. Kejaksaan akan tetap ancur.
-
Happy, 21 September 2010, 17:57
Setuju dari luar kejaksaan, tapi kalau dari dalam ada figur seperti Baharudin Lopa sih OK juga 
|
|