Nasi bungkus kena pajak? 

Pemerintah Kota Pekanbaru akan menggeber pendapatan asli daerahnya dari Pemajakan untuk Nasi Bungkus, bagaimana menurut anda...apakah pantas dan cerdas bila pemerintah melakukan hal ini?

Tautan: Nasi Bungkus Kena Pajak

Lakukan login untuk menentukan sikap di debat ini.

8 Komentar → Kirim Komentar

PRO/SETUJU       KONTRA/TIDAK SETUJU
  •  turbulens13 Mei 2010, 21:50

    setujun sih setuju....smile tapi majakin nasi bungkus gimana caranya yabig grin tukang nasi bungkus kan belom ada cah register, atau stocking barang, so?? gimana cara ngitung pajaknya, kalau jumlah serta jenis penjualannya gak jelas?? big grin

  •  crystalplanet19 Januari 2010, 09:59

    ya mo gmn lagi,mang kita hrs dilatih untuk kek gini,tertib pajak..asal timbal balik nya ke kita2 jg jelas donk ahh..

  •  mpokb18 Januari 2010, 13:28

    Nggak cerdas dan nggak kreatif sih, tapi pendapatan pemerintah paling gampang ya dari pajak ini. Asal peruntukan jelas, artinya kembali masyarakat yang menikmati hasil akhir pungutan pajak.

  •  MasPaman18 Januari 2010, 11:58

    Dengan catatan, ada harga minimal layak pajak berikut persentase pajak. Sebetulnya biasa kok ada pajak di rumah makan. Di Purwokerto, tahun 1996, saya makan di warung murah, juga kena pajak. Tinggal gimana pemilik warung bisa niru KFC dan sebagainya: harga bulat itu sdh termasuk pajak. Kalau nasibungkus harganya bulat Rp 5.000, sudah termasuk pajak , konsumen kan gak ngeluh. Tapi kalau jadi Rp 5.500 pasti pada protes.

  •  wawan24 Januari 2010, 20:08

    nasi bungkus dipajakin adalah ide luar biasa hebat, sayangnya ide yang bukan pada tempatnya.

  •  valia23 Januari 2010, 20:57

    Kalau nasi bungkus dibebani pajak, maka pemerintah ini sudah layak disebut pembajak. Pengusaha kecil ke bawah diperas, Robert Tantular di bailout. Emang kapitalis begitu, membunuh rakyat.

  •  cHidori_0723 Januari 2010, 03:32

    cari lahan basah aja pinter, tamak!

  •  ombhew18 Januari 2010, 13:51

    nasi bungkus kena pajak ? yg bener aja coy..Lama-lama kentut juga dipajak'in

Ke atas

Lakukan login terlebih dahulu untuk memberikan komentar


« Foto Pre Wedding Dinyatakan Haram Kare... Perlukah Revolusi Indonesia »