Pintar Akal atau Pintar Hati 

Zaman sekarang ini apapun hampir bisa dilakukan dengan kemajuan teknologi yang semakin pesat, sehingga lahirlah orang-orang yang disebut pintar. Tapi di sisi lain, ada yang terlupakan, yaitu hati, ruhani, justru tidak menjadi sebuah perhatian yang penting. Jadi orang lebih suka mengasah pikiran daripada hatinya. Atau malah meninggalkan hatinya.

Pro = Pintar Akal lebih penting

Kontra = Pintar hati lebih utama

Lakukan login untuk menentukan sikap di debat ini.

3 Komentar → Kirim Komentar

PRO/SETUJU       KONTRA/TIDAK SETUJU
  •  meisme26 April 2011, 12:03

    ow tentu pintar akal. betul pintar hati mempengaruhi otak, otak jadi corrupted.akalnya nggak kepake. big grin pintar akal doank masih bisa hidup(yg penting kan bisa makan, maling, rampok kan bisa), tp pintar hati doank?seperti makan nggak makan asal kumpul, ya mati juga. soal dibutuhkan ya semua diperlukan, tp minimal pintar akal lah, itu minimal, setara hewan. nah klo mw derajatnya naek pake hati. klo pinter hati doank jelas nggak bisa hidup. basicnya tetep pinter akal, bisa bertahan idup, akhirnya bersosialisasi dengan sekitar make kepintaran hati.

  •  Elfa_zManGatMembangunIndonesia17 Juli 2011, 15:14

    Hmm... yang saya ingat adalah, akal mampu mencapai semua ambisinya. Namun ia tak mampu menalar jalinan kasih dan kepekaan terhadap lingkungan sekitarnya. Lagi pula, iman itu terletak di hati kan, bukan pada akal.

  •  ePoy17 Maret 2011, 07:02

    kalo pintar hati, otak bisa terpengaruh khan....

Ke atas

Lakukan login terlebih dahulu untuk memberikan komentar


« Baju sopan atau seksi? Cewek akan lebih menarik jika berambut... »