Setujukah Anda SMI Dicekal? 

Menteri Keuangan, DR. Sri Mulyani Indrawati, terpilih menjadi Managing Director World Bank. SBY mengucapkan selamat begitu pula kalangan politisi yang dalam kasus Bank Century berseberangan dengannya. Namun Akbar Faisal, salah seorang penggagas Angket Century, malah meminta SMI dicekal.

Setujukah Anda dengan sikap Akbar Faisal? [Pro=setuju] [Kontra=Tidak setuju]

Lakukan login untuk menentukan sikap di debat ini.

22 Komentar → Kirim Komentar

PRO/SETUJU       KONTRA/TIDAK SETUJU
  •  romeo17 Mei 2010, 14:19

    kepastian hukum kasus century prlu dikedepankan trlebih dahulu..slama blm ada kputusan tetap dari KPK maka ybs hrs tetap tinggal di indonesia.

  •  neilhoja12 Mei 2010, 07:16

    seorang yang masih terlibat, atau minimal diduga, seharusnya ga pergi ke mana-mana, sampai kasusnya selesai dan tuntas... jadi bertanya, ada apa dengan bank dunia?

  •  yudiantoro10 Mei 2010, 12:03

    Setuju! SMI aset bangsa, jangan smp dilepas, lbh baik lepas sj Bambang Soesatyo sm Akbar Faisal! Hidup Golkar!

  •  edikartawijaya07 Mei 2010, 15:39

    karena urusan century blm beres

  •  dbaonk06 Mei 2010, 10:07

    selesaikan dulu kasus hukumnya

  •  Edo_SG05 Mei 2010, 22:11

    Ya, jangan lari dunk. Enak betul

  •  Harlan05 Mei 2010, 19:36

    selesaikan dulu kasus Century, biar melenggangnya enak. smile

  •  navf05 Mei 2010, 15:33

    setuju lah coy... century kan belum selesai... jangan maen kabur aja dong

  •  krisnov05 Mei 2010, 14:10

    Sebaiknya SM membuktikan dulu bahwa dirinya tidak bersalah dalam kasus bailout Bank Century, baru meninggalkan Indonesia dengan terhormat.

  •  bayu_305 Mei 2010, 13:44

    paling tidak sampe KPK resmi mengumumkan hasil penyidikan

  •  IrvanL07 Juni 2010, 16:21

    KPK sudah menyatakan da tidak salah. kenapa dipermasalahkan?

  •  turbulens13 Mei 2010, 18:01

    memang kasus century penuh dengan politisasi, terlibat atau tidak belum terbukti. Yang jelas ekonom bank dunia tampaknya memiliki sudut pandang yang jauh lebih positif terhadap SMI, dibanding para "ahli" politik kita sendiri. Kepergian SMI di bank dunia memang dapat dipandang sebagai manuver politik yang lihai untuk menyelamatkan karakter SMI, tapi disamping itu, pemilihan oleh bank dunia sendiri juga pasti dilakukan dengan profesional, karena mereka melihat SMI memiliki kompetensi yang tinggi di bidangnya. Terlepas dari keterlibatan SMI dalam century, saya melihat penunjukan ini merupakan kesempatan emas bagi Indonesia untuk lebih berperan serta "terlihat kembali" di dunia internasional. Karena itu janganlah halangi SMI menuju posisi tersebut, walaupun kita juga tetap proses masalah century, sekian, matur nuwun. smile

  •  saprolerz12 Mei 2010, 07:31

    giiran orang berprestasi malah pengen di cekal.. bingung gua. century emang harus di usut sampai tuntas. namun nggak asal maen cekal begitu lah..

  •  dhe-ne11 Mei 2010, 20:09

    sebelum kasus century usai, diaharus bertanggungjawab.

  •  SATAR07 Mei 2010, 09:10

    Itu adalah sikap yang kurang baik, biarkan SMI membuktikan kemampuannya di dunia International. Biar mata bangsa ini terbuka dan bangun dari tidurnya.

  •  weird07 Mei 2010, 02:13

    Akbar Faisal? cari sensasi sekaligus iri hati karena gaji tak bisa menyamai

    1 Tanggapan
    • pall pall  07 Mei 2010, 06:50

      @weird: yep, they're now look exactly like losers.
  •  ditzzzzz06 Mei 2010, 21:40

    Sri Mulyani hanya dikambing hitmkan oleh orang2 yang tak suka padanya. ada tokoh lain dibalik skandal ini ,!

  •  Nichts06 Mei 2010, 01:58

    Yang perlu dicekal itu 60+ penerima cek pelawat yg masih belum ketahuan.

  •  Melia05 Mei 2010, 18:36

    sirik tanda tak mampu..itu lah ciri khasnya Akbar Faisal

  •  ipool05 Mei 2010, 15:59

    Ngapain dicekal? Kalo dia salah kenapa tidak segera diproses? Pemrosesannya saja tidak jelas kok mau mencekal. Sirik aj lu bung Akbar Faisal... hehehe... big grin

  •  HermanSaksono05 Mei 2010, 14:14

    Memangnya Sri Mulyani tersangka? Kok dicekal?

  •  pall05 Mei 2010, 13:52

    Tidak ada landasan hukumnya.

Ke atas

Lakukan login terlebih dahulu untuk memberikan komentar


« Benarkah Tak Ada Pengacara Bersih? Anda Setuju Sekber Koalisi dibubarkan? »