Dukung Penolakan Dana Aspirasi 

Golkar mengusulkan dana hibah dari pemerintah sebesar Rp 15 Milyar per Daerah Pemilihan. Agar bisa mengundang simpati publik, istilah hibah diubah menjadi dana alokasi program dan pemerataan daerah pemilihan. Rupanya publik malah menolaknya. Istilahnya pun diganti lagi menjadi Dana Aspirasi.

Apapun istilahnya, dana ini sangat rawan penyelewengan. Terlebih lagi, bila usulan ini disetujui, DPR akan menambah fungsi baru yaitu: Membangun infrastruktur daerah, selain Legislasi, Anggaran dan Pengawasan. Ini artinya pelanggaran UU DPR.

Beberapa elemen masyarakat menolak usulan Golkar ini. Beberapa partai juga menolaknya. Tapi Ketua FPG Setya Novanto, mengklain usulan ini sudah disetujui oleh SetGab Koalisi.

Tak ada kata lain, selain Tolak Dana Aspirasi, untuk menghentikan kemarukan DPR.

Anda mendukung Penolakan Dana Aspirasi?

[ YA ] untuk mendukung penolakan, [ TIDAK ] untuk tidak mendukung penolakan.

Lakukan login untuk menentukan sikap di Dukungan ini.

6 Komentar → Kirim Komentar

  • Rustiawan
    02 Juli 2010, 15:10
    berita dana aspirasi ini, bank century, lapindo dan kasus besar lain, kok menghilang dari berita TV dan koran ya.....berita sekarang malah soal mesum melulu

  • WongKudus
    16 Juni 2010, 10:36
    aku yakin, mayoritas rakyat menolak dana aspirasi DPR ini, tapi sekarang usulan ini sudah hampir disepakati di DPR. Sebenarnya DPR itu wakil siapa ya

  • Afridon_kk
    15 Juni 2010, 21:05
    Siapa yang menjamin dana aspirasi itu akan turun untuk kepentingan rakyat? Atau justru lenyap tak berbekas?

  • Zofyan
    15 Juni 2010, 13:27
    Lagi lagi ada kebijakan yang nggak jelas perutukannya yang hanya bikin rakyat hanya bisa melongo

  • Gandrung
    09 Juni 2010, 09:42
    selama yang mengusulkan Golkar saya tidak setuju ......

  • nawi
    08 Juni 2010, 22:02
    Kalau untuk kepentinga rakyat itu sih tidak jadi masalah...........

Ke atas

Lakukan login terlebih dahulu untuk memberikan komentar


« Dukung Alderina Gracia Menjadi Communi... Dukung Satpol PP dibekali senjata api »