Dukung Penolakan RPM Konten Multimedia 

Penyelenggara konten menyadari bahwa, kebebasan di internet, bukanlah bebas, sebebas-bebasnya. Karenanya. mereka memiliki Ketentuan Layanan. Tapi rupanya ini belum cukup bagi Depkominfo.

Depkominfo mengeluarkan draft RPM Konten Multimedia. Publik bisa memberikan masukan atas RPM tersebut, sampai 19 Frbruari mendatang.

Beberapa isinya, akan sangat membungkam kebebesan berpendapat. Bakal ada lembaga baru bernama Tim Konten Multimedia, yang berpotensi menjadi lembaga sensor. Pasal 30 ayat 2 misalnya: Sanksi administratif sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berupa teguran tertulis, denda administratif, pembatasan kegiatan usaha, dan/atau pencabutan izin sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Itu artinya penyelanggara konten, termasuk blog harus punya izin.

Tak ada kata lain: Tolak RPM Konten Multimedia. Apakah Anda mendukung penolakan RPM ini?

 

[ YA ] untuk mendukung penolakan, [ TIDAK ] untuk tidak mendukung penolakan.

 

Lakukan login untuk menentukan sikap di Dukungan ini.

36 Komentar → Kirim Komentar

  • Tampan
    15 Maret 2010, 01:48
    hai kawan2 internet itu ibarat pisau bermata dua. siap2 saja kalian.

  • Edo_SG
    27 Februari 2010, 10:12
    Saya setuju RPM konten dengan catatan yang mengekang kebebasan pers dan mengharuskan pengelola konten harus membayar harus dihapuskan

  • valia
    21 Februari 2010, 21:00
    Tifatul memang bogol, sebab dengan teguran yang eksplisit, dia mengaku tidak ditegur. Coba suru baca teks pidato pak SBY ini : "Hari-hari terakhir ini saya mengikuti pemberitaan di media massa yang berkaitan dengan, entah pemikiran entah gagasan, untuk menerbitkan semacam aturan yang berkaitan dengan internet. Misalnya, apakah kontennya apakah substansinya? Dan hal-hal yang berkaitan dengan itu. Ini menjadi hangat sekarang seolah-olah pemerintah ingin membatasi kebebasan, mengatur lagi apa yang selama ini sudah menjadi domain hak warga, hak politik, freedom of the press dan sebagainya," papar Presiden. "Namun, tentu saja, masalah yang sensitif seperti ini bisa menimbulkan salah persepsi. Jangan serta merta, seolah-olah akan dilakukan pengaturan, apalagi saya ikuti, disebut-sebut peraturan pemerintah dan sebagainya," lanjut SBY. BENAR KATA MBAK MILA BAHWA DIA ITU BAHLUL !

  • Mila
    19 Februari 2010, 21:22
    Indonesia akan dibentuk seperti Saudi Arabia, tapi ternyata bukan soal apa. Teguran SBY kepada Tifatul menunjukkan bahwa menteri itu bahlul! Gitu kok bisa menjadi menteri.

    1 Tanggapan
    • Tampan Tampan  15 Maret 2010, 01:48

      @Mila: ???
  • pe2s
    18 Februari 2010, 01:59
    gw klik tidak , padahal maksutnya katakan tidak buat RPM!!

  • wilhelrose
    18 Februari 2010, 01:09
    Ini bener, kalo kebanyakan dilarang, bangsa kita akan makin nggak bener. Sifat alami manusia tho untuk selalu melakukan sebaliknya. Kayak misalnya ada ortu bilang: 'jangan pake narkoba' pasti anaknya penasaran juga. Coba kalo ortunya bilang: 'Yah, terserah, mau pake narkoba mah, kalo sakau, atau abis uang, atau mati nggak usah bilang-bilang mamah yaa..'. Pasti si anak bakal mikir2 lagi... Kira2 aja lah maksud analogi saya ini apa...

  • uradn
    18 Februari 2010, 00:12
    weh ada yang ini juga http://tentukan.c...n_multimedia

  • Ulee
    17 Februari 2010, 17:18
    Pada hakekatnya, RPM Konten Media punya maksud bagus, melindungi warga negara dari konten media yang buruk seperti pornografi, fitnah, dan lain-lain. dengan tujuan bagus selayaknya patut di dukung, bukan malah di tolak mentah-mentah, di dukung dan di perbaiki mana yang belum sempurna... Mari Dukung Kesini : http://www.facebo...08276&ref=mf

  • Ulee
    17 Februari 2010, 17:10
    sy mah Mendukung RPM konten Multimedia ini “lagian kalau bersih kenapa harus risih, kalau tidak punya jenggot kenapa harus kebakaran jenggot.” wink smile

    1 Tanggapan
    • uradn uradn  18 Februari 2010, 00:13

      @Ulee: idih, alasan substantif atas RPM Konten apa? jangan asal pokoknya dan berjenggot dong LOL
  • memethmeong
    17 Februari 2010, 11:06
    pemerintah yg reaktif. cermin dr ketidakdewasaan. ada agenda lain yg lebih penting, spt mencerdaskan masyarakat. kenapa sih, keputusan pemerintah antar mentri & departemen itu ga terintegrasi? kesannya jalan sendiri2. visinya ga jelas blas.

  • klanjabrik
    17 Februari 2010, 09:55
    Kenapa ada yang salah mencet yah ? apakah ini salah satu tanda antipati/skeptis terhadap kebijaksanaan pemerintah ? Pokokmen TIDAK terhadap pemerintahan ? LOL

    2 Tanggapan
    • macangadungan macangadungan  17 Februari 2010, 10:02

      @klanjabrikyaw: bukan gitu LOL kalimatnya rada mbulet *eh apa aku aja yg dodol?*
    • klanjabrik klanjabrik  17 Februari 2010, 11:46

      @macangadungan: rolling on the floor
  • macangadungan
    17 Februari 2010, 09:53
    aduh, salah pencet juga saya jg gak sengaja mencet [TIDAK] crying

  • Fallacy
    16 Februari 2010, 17:55
    Wah salah klik saya batting eyelashes

    3 Tanggapan
    • uradn uradn  17 Februari 2010, 07:58

      @Fallacy: tenang ini bukan sesat logika, ini murni reflek gan tongue
    • Fallacy Fallacy  17 Februari 2010, 09:33

      @uradn: wakakakakaka... LOL
    • uradn uradn  17 Februari 2010, 11:17

      @Fallacy: ok ok, anggap aja gw lagi bertugas mewakili yang pro 'yang sonoan' biar gak terlalu homogen gitu! kepret emang, reflek itu gak pake aturan sesat logika tongueLOL
  • IbnuMuslim
    16 Februari 2010, 13:24
    Ha ha

  • Doeh
    16 Februari 2010, 01:06
    Waduh salah klik, slah dukung nihcrying

  • neng_rika
    15 Februari 2010, 11:58
    sial, kalimatnya tuh membingungkan. maxudnya aku mau tolak rpm konten. jadi mau mendukung penolakan. tapi ke klik tidak mendukung penolakan. ga bsia diulangi ya?

  • alakazam
    14 Februari 2010, 11:09
    saya mendukung.... !!!

    2 Tanggapan
    • prajnamu prajnamu  17 Februari 2010, 08:40

      @alakazam: Mendukung PENOLAKAN kan? batting eyelashes LOL
    • alakazam alakazam  19 Februari 2010, 12:35

      @prajnamu: pokoknya mendukung, entah apa yang didukung... tongue
  • neilhoja
    13 Februari 2010, 21:13
    heu heu... rupanya banyak jg yang salah klik big grin untung aku ga salah. TOLAK.

  • adjayanto
    13 Februari 2010, 20:27
    Simpel aja... YANG MAU NOLAK, klik YA. Jangan kambing disalahin. kebo tuh salah! tongue

    2 Tanggapan
    • Nafi Nafi  14 Februari 2010, 05:43

      @adjayanto: benar betul benr benar! salahin aja kebo!
    • uradn uradn  17 Februari 2010, 07:56

      @Nafi: ya udah, KEBOOOO! eh kena pasal 5 RPM Konten ya? Berteriaklah kebo sebelum berteriak kebo dilarang! LOL
  • menusjava
    13 Februari 2010, 14:30
    5 kata saja: TOLAK, TOLAK, TOLAK, TOLAK, TOLAK

  • dien
    13 Februari 2010, 06:33
    Berhubung salah klik juga, kasih komentar juga deh wink Koq ya balik-balik lagi ke effort yang cenderung sia-sia ya? Larang ini larang itu, ban in ban itu... Kalo kita ingin anak kita menjauhi sesuatu yang buruk, kira-kira mana yang lebih baik, setiap ada hal yang buruk: 1. tutup matanya supaya ga bisa liat dan ga mencontoh atau 2. kasih pengertian bahwa yang dia lihat itu buruk lalu kasih pengertian mana yang lebih baik? Kalo saya pilih yang kedua, sebab bagaimanapun setiap individu punya pemikiran masing-masing. Ga bisa ditekan ga boleh begini ga boleh begitu. Yang bisa cuma dikasih pemahaman yang ingin kita kasih. Itulah fungsi orang tua. Kalo dikasih pemahaman yang baik, cenderung baik lah anak itu, sebaliknya kalo dikasih pemahaman yang buruk, cenderung buruk lah anak itu. Selain itu bagi yang melakukan hal yang buruk pun selama tidak melanggar hukum dunia (ga usah ngomong soal hukum akhirat dulu ya) yang berlaku, ga bisa dilarang sebab itu menjadi haknya untuk melakukannya. Kalo ngomongin hukum akhirat mah perbaiki iman masing-masing aja lah..

    5 Tanggapan
    • uradn uradn  13 Februari 2010, 18:59

      @dien: bwahahaha berharap ada komentar ter-favorit nih pasti! pasti! LOL
    • dien dien  13 Februari 2010, 20:05

      @uradn: emang ada? big grin abis salah klik, ga bisa edit.. ya udah kasih komentar aja tongue lagian masa orang ga boleh berubah pikiran sih? wink
    • uradn uradn  17 Februari 2010, 07:57

      @dien: boleh, tos dulu dong! LOL
    • dien dien  17 Februari 2010, 09:35

      @uradn: tossss! big grin
    • dien dien  17 Februari 2010, 09:36

      @uradn: wah telat! kena jidat LOL
  • Barnard
    13 Februari 2010, 04:09
    HANYUTKAN!!!!!!!!!!!

  • wawan
    13 Februari 2010, 02:36
    makin banyak aturan yang nggak perlu, mungkin tak lama lagi ada larangan berkumpul lebih dari 2 orang

  • hedi
    13 Februari 2010, 01:35
    kelihatan banget bangsa ini sudah kehilangan nilai substantif...#cuih

  • mpokb
    12 Februari 2010, 20:04
    Salah satu kuncinya supaya "tidak left behind" kan? Repot-repot amat ngurusin ginian. Bakal jadi bulan-bulanan negeri lain. Mubazir, menyia-nyiakan sumber daya, dan berapa penyelenggara bisnis internet lokal yang bakal bangkrut? Sungguh kontraproduktif. Mending ngurusin gimana internet bisa diakses seluas-luasnya. Itu baru "tidak left behind".

    4 Tanggapan
    • yusro yusro  12 Februari 2010, 20:13

      @mpokb: gara-gara @tif ngetwit hasilnya malah permen pahit
    • mpokb mpokb  12 Februari 2010, 20:15

      @yusro: iya mas.. kok hasilnya cuma ginian yak.. nggak jauh2 dari melarang ini, melarang itu.. frown
    • Crow Crow  12 Februari 2010, 23:02

      @mpokb: What did you expect? They're too stupid to create something useful. They only know how to forbid.
    • mpokb mpokb  12 Februari 2010, 23:11

      @Crow: I really hope this is only another sick cover-up, though..
  • suneo
    12 Februari 2010, 19:45
    Menghina kecerdasan HUH!

  • Rini
    12 Februari 2010, 19:13
    negara ini tambah malu2in. oh? ternyata ini bukan negara, tapi WARUNG berskala besar. seenak2nya aja bikin peraturan. TAKUT BANGET SIH DIKRITIK & DIMAKI2 DI INTERNET???!!! itu udah jadi RESIKO pemimpin, boss!!!

  • Nafi
    12 Februari 2010, 19:01
    walaaaah, salah klik. Okelah, kalau salah klik, komentar saja : Negara Demokrasi dan berpendapat kok dibatasi yak? Membatasi berkarya, argumentasi, dan potensi masyarakat... heuh...

  • jacobian
    12 Februari 2010, 18:53
    undang2 ini sangat tidak diperbolehkan.akan membuat indonesia menjadi seperti cina dan iran dimana koneksi internetnya sangat di batasi.

  • fikrirasyid
    12 Februari 2010, 18:44
    jika UU ini disahkan, telah jelas keta semua telah salah memilih pemimpin dan mereka tidak layak untuk dipilih kembali karena mengekang potensi masyarakat.

    1 Tanggapan
    • Nafi Nafi  12 Februari 2010, 19:27

      @fikrirasyid: ya, kita salah pilih pemimpin. Hanya begitu saja (kayaknya dia sakit hati) sampai menteri disuruh buat UUD baru... hey leader, this is Life and web 2.0!
  • dien
    12 Februari 2010, 18:34
    kambing juga deh big grin

  • dien
    12 Februari 2010, 18:33
    heuheu, salah klik deh.. ga bisa edit yah?

  • uradn
    12 Februari 2010, 18:28
    iya edit dong edit! tongueLOL

  • prajnamu
    12 Februari 2010, 18:25
    Saya TIDAK MENDUKUNG RPM Konten Multimedia, jadi saya harus klik YA di situ khan? *takut salah klik...* batting eyelashes

  • prajnamu
    12 Februari 2010, 18:23
    Waduh pakdhe, pertanyaannya jadi menjebak yang mau njawab. "APakah Anda Mendukung" (RPM-nya atau gerakan penolakannya? big grin

  • uradn
    12 Februari 2010, 18:15
    kambing salah klik

    4 Tanggapan
    • matriphe matriphe  12 Februari 2010, 18:36

      @uradn: kambing bisa ngeklik! hwakakakak
    • bonita bonita  13 Februari 2010, 09:57

      @uradn: wakakaka.. ko bisa? kasian kambingnya disalahin mas big grin
    • dien dien  13 Februari 2010, 20:09

      @bonita: pertanyaannya rada menjebak big grin antara dukung penolakan dan menolak pembuatan RPM big grin
    • alakazam alakazam  14 Februari 2010, 11:07

      @uradn: yihahaha.... belum apa2 udah nyari kambing hitam

Ke atas

Lakukan login terlebih dahulu untuk memberikan komentar


« apakah anda mendukung untuk merubah si... Dukung RPM Konten Multimedia »