Bismillaahirrohmanirrohim,
Mengikuti berita tentang TKI/W yang terlantar di Jeddah, dan ajaran Islam yang didengungkan, khususnya oleh Arab Saudi melalui TV-Sunnah tentang ukhuwwah islamiyah, tentang seorang mukmin ibarat anggota badan, kalau ada bagian yang sakit akan terasa sakit semua, tentang ajaran kemanusiaan dalam Islam, tentang ta’awun dan kasih-sayang (tarohum), maka timbul tanya dalam hati saya, mungkinkah ajaran itu membiarkan seorang muslim/ah, sakit 7 bulan di jalanan tanpa tersentuh pertolongan, oleh perorangan atau oleh lembaga di Saudi Arabia ?
Ke mana pejabat Saudi yang sehari-hari tampil mewah, dan pejabat Indonesia yang juga mengimitasi pejabat Saudi ?.
Itukah implementasi ajatan mulia dari Islam ? Atau mereka menganggap muslim Indonesia itu muslim kelas kambing yang tidak perlu ditangani secara manusiawi?
Ajaran kasih-sayang dalam Islam mendapat batu ujian, dan ternyata tidak nampak di permukaan, hanya dalam orasi dan penayangan ayat dan hadis Nabi saw.
Semoga Alloh mengampuni saya yang mempertanyakan ini, karena nampak sudah sangat keterlaluan.
Wassalam,
Valia, Ina
Dengan Hormat,



