Jalur sepeda di DKI tahun 2010 

Jalur sepeda akan secara bertahap dibangun di DKI Jakarta, dimulai di daerah Jakarta Selatan. Di satu sisi, hal ini akan mendorong pengemudi sepeda untuk lebih nyaman berkendara di ibukota. Di sisi lain, lebar jalan yang ada sebenarnya tidak memadai, sehingga mau nggak mau harus memotong lebar jalan yang sudah ada (bisa yang dipotong adalah jalan mobil tapi bisa juga yang dipotong adalah jalan pedestrian/trotoar).

Pemda DKI berencana untuk menggabungkan trotoar pejalan kaki dengan sepeda (seperti di luar negeri sana). Masalahnya, lebar trotoar di DKI ini sempet. Cuma 1-2 meter, berbeda dengan di luar negeri sana yang lebarnya bisa 3-4 meter. Alasan Pemda DKI melakukan ini karena kalau yang dipotong adalah lebar jalan mobil, malah akan memperburuk kemacetan yang sudah ada. 

Katanya, trotoar akan dibenahi, dibuat melandai dan dipercantik agar sepeda dan pejalan kaki bisa nyaman lewat tanpa bersinggungan. Resikonya, sepeda motor (mengingat kebiasaan banyak pengemudinya) akan ikut-ikutan naik ke trotoar.

Membangun jalur sepeda dengan memotong badan jalan kendaraan.
Membangun jalur sepeda dengan menggabungkannya dengan trotoar.
Nggak perlu ada jalur sepeda.
Lakukan login untuk mengikuti polling.

3 Komentar → Kirim Komentar

  • klanjabrikklanjabrik
    07 Januari 2010, 15:47
    Membangun jalur sepeda dengan menggabungkannya dengan trotoar. - SETUJU!

  • MasPamanMasPaman
    07 Januari 2010, 13:17
    Ada jalur sepeda yang ambil kapling trotoar lebar, dan ada pula yang ambil sebagian kapling bahu jalan. Bergantung kondisi ruang dong. Tapi prinsipnya saya mendukung jalur sepeda.

  • mpokbmpokb
    07 Januari 2010, 09:19
    [Membangun jalur sepeda dengan menggabungkannya dengan trotoar.] Bangun jalur sepeda digabung dengan trotoar, tapi di jalan raya kendaraan umum wajib ditambah dan diperbaiki. Mengapa trotoar? Karena umumnya di Jakarta, orang nggak suka jalan kaki, kecuali untuk transit berpindah angkutan.

Ke atas

Lakukan login terlebih dahulu untuk memberikan komentar.


« Pantaskah cekcok Gayus Lumbuun dan Ruh... Pilih Gayus apa Ruhut? »