Jalur sepeda akan secara bertahap dibangun di DKI Jakarta, dimulai di daerah Jakarta Selatan. Di satu sisi, hal ini akan mendorong pengemudi sepeda untuk lebih nyaman berkendara di ibukota. Di sisi lain, lebar jalan yang ada sebenarnya tidak memadai, sehingga mau nggak mau harus memotong lebar jalan yang sudah ada (bisa yang dipotong adalah jalan mobil tapi bisa juga yang dipotong adalah jalan pedestrian/trotoar).
Pemda DKI berencana untuk menggabungkan trotoar pejalan kaki dengan sepeda (seperti di luar negeri sana). Masalahnya, lebar trotoar di DKI ini sempet. Cuma 1-2 meter, berbeda dengan di luar negeri sana yang lebarnya bisa 3-4 meter. Alasan Pemda DKI melakukan ini karena kalau yang dipotong adalah lebar jalan mobil, malah akan memperburuk kemacetan yang sudah ada.
Katanya, trotoar akan dibenahi, dibuat melandai dan dipercantik agar sepeda dan pejalan kaki bisa nyaman lewat tanpa bersinggungan. Resikonya, sepeda motor (mengingat kebiasaan banyak pengemudinya) akan ikut-ikutan naik ke trotoar.



