Dengan hosting di server luar negeri, ternyata kita rugi karena harus membayar. Tahun lalu, katanya, diperkirakan sampai Rp 2 triliun besarnya.
Dengan membuat situs/blog berserver luar, sama saja kita memaksa pembaca (dalam negeri) men-download dari luar, yang artinya kita membeli bandwidth. Sebaliknya, dengan banyak materi postingan di server dalam negeri dan dibaca banyak orang di luar negeri, justru memancing masuknya devisa. *terinspirasi oleh hitung-hitungan Kang Onno W Purbo*



