Saat ini memiliki akun social media semacam twitter, facebook, sepertinya sudah menjadi "tren" bagi sejumlah korporasi/brand di Indonesia. Mungkin saja sekadar latah untuk memberikan kesan bahwa perusahaan mengikuti tren, atau memang sudah merasa perlu ber"gaul" di socmed. Yang pasti ada yang serius mengelola akunnya dengan melakukan interaksi regular melalui kanal tersebut dan rajin bagi-bagi hadiah, ada pula yang hanya menganggap sebagai kanal promo baru, tapi tak sedikit juga yang membiarkan akunnya tak terurus dan penuh 'sampah'. Sebagai ''warga' socmed, apa yang Anda harapkan dengan mem-follow akun-akun korporasi/brand yang ada di situ




